Hadiah Utama

HADIAH UTAMA DARI CYBERYOZH APP.

Menangkan Apple MacBook, $2000, iPad dan segudang hadiah lainnya!

Berpartisipasi












Etika dan hukum: “white hat” parsing. Cara mengumpulkan data dari situs web tanpa melanggar hukum dan aturan (robots.txt, Terms of Service).

Etika dan hukum: “white hat” parsing. Cara mengumpulkan data dari situs web tanpa melanggar hukum dan aturan (robots.txt, Terms of Service).


Web scraping (parsing) telah menempuh perjalanan panjang dari «wild west» tahun 2000-an hingga menjadi industri modern dengan standar yang jelas. Saat ini, pengumpulan data adalah fondasi bagi E-commerce, pelatihan AI, dan analisis pemasaran.

Namun ada nuansanya: situs web mengatur akses ke informasi. Mereka menggunakan instrumen hukum (Terms of Service) dan teknis untuk mengelola lalu lintas.

Bagaimana cara mengumpulkan informasi dengan benar? Di mana batas antara analitik dan pembuatan beban kritis pada server? Dan mengapa mematuhi robots.txt bukan sekadar kesopanan, melainkan masalah keberlanjutan bisnis Anda?

Dalam artikel ini, kita akan membahas standar pengumpulan data yang etis dan aturan teknis yang akan memastikan stabilitas proyek Anda.


Bagian 1. Apa itu Scraping «Putih»?

Scraping «Putih» adalah pengumpulan data publik dengan mematuhi aturan platform donor dan undang-undang yang berlaku.

Tiga prinsip kerja yang benar:

  1. Data bersifat publik: Anda hanya bekerja dengan konten terbuka. Anda mengambil apa yang tersedia bagi pengunjung mana pun tanpa hak akses khusus.
  2. Anda tidak merugikan situs: Skrip Anda tidak membuat lonjakan beban pada server dan tidak mengganggu kenyamanan pengguna.
  3. Anda tidak melanggar hak cipta: Anda mengumpulkan data faktual (harga, karakteristik), bukan konten yang dilindungi untuk dipublikasikan ulang.

Catatan penting: Pemrosesan data pribadi adalah bidang yang diatur secara ketat. Di UE berlaku GDPR. Pengumpulan data pengguna untuk pengiriman pesan yang tidak diinginkan (spam) tidak dapat diterima dan bertentangan dengan standar scraping yang etis.


Bagian 2. Etika Teknis: Robots.txt dan User-Agent

Sebelum memulai pengumpulan data, Anda perlu memeriksa aturan situs tersebut.

1. File robots.txt: Standar Interaksi

Ini adalah file teks di root situs web mana pun (site.com/robots.txt), yang berisi instruksi.

  • Apa yang harus dicari di sana:
  • User-agent: * — aturan untuk semua sistem otomatis.
  • Disallow: /admin/ — bagian yang dilarang untuk dipindai.
  • Crawl-delay: 10 — jeda yang disarankan di antara permintaan (dalam detik).

Apakah ini hukum? Secara hukum — tergantung pada yurisdiksi. Apakah layak dipatuhi? Secara teknis — wajib. Jika ada batasan di robots.txt dan Anda mengabaikannya, sistem pemantauan situs dapat membatasi akses Anda ke sumber daya tersebut. Hasilnya — pemutusan koneksi.

2. User-Agent: Identifikasi Permintaan

Beberapa parser menggunakan header browser standar (misalnya, Chrome/120.0...). Dalam scraping profesional, dianggap sebagai etika yang baik untuk menggunakan User-Agent milik sendiri, yang mencantumkan kontak pemilik bot.

  • Contoh: MyPriceBot/1.0 (+http://mysite.com/bot-contact) Ini menunjukkan kepada administrator situs siapa yang mengumpulkan data, dan memberikan kesempatan untuk menghubungi Anda guna mengoptimalkan beban, alih-alih memblokir subnet secara total.

Bagian 3. Aspek Hukum: Terms of Service (ToS)

Jika robots.txt adalah instruksi teknis, maka Terms of Service (Ketentuan Layanan) adalah syarat penggunaan.

Perhatian khusus harus diberikan pada pengumpulan data setelah otorisasi. Dengan mendaftar di situs dan menerima aturan, Anda menyetujui ketentuan tersebut. Jika aturan membatasi pengumpulan otomatis (seperti pada banyak platform sosial), penggunaan skrip di dalam akun dapat menyebabkan pembatasan akses.

Konsekuensi yang mungkin terjadi:

  1. Pemblokiran akun pengguna.
  2. Risiko klaim atas pelanggaran ketentuan penggunaan.

Rekomendasi: Fokuslah pada pengumpulan data publik tanpa otorisasi. Informasi faktual (harga, katalog) dalam akses terbuka biasanya bukan merupakan objek hak cipta, yang dikonfirmasi oleh praktik hukum (misalnya, kasus HiQ Labs vs LinkedIn).


Bagian 4. Kontrol Beban: Rate Limiting

Penyebab umum kehilangan akses bukanlah jenis data, melainkan intensitas permintaan.

Jika Anda mengirimkan ratusan permintaan per detik ke situs kecil, hal ini dapat menciptakan situasi darurat bagi infrastruktur mereka.

Aturan kerja yang benar:

  1. Batasi permintaan: Berikan jeda (sleep) di antara panggilan ke server.
  2. Pantau kode respons: Jika situs mengembalikan 429 Too Many Requests atau 503 Service Unavailable — skrip harus menghentikan pekerjaan dan meningkatkan interval jeda. Terus mengirimkan permintaan ke server yang kelebihan beban adalah kesalahan teknis.
  3. Rencanakan waktu: Lakukan pengumpulan data pada jam-jam aktivitas terendah dari audiens sumber daya tersebut.

Bagian 5. Infrastruktur: Proksi untuk Akses Stabil

Saat bekerja dengan kumpulan data besar, permintaan intensif dari satu alamat IP mungkin dibatasi untuk sementara oleh sistem manajemen lalu lintas.

Untuk memastikan stabilitas koneksi dan distribusi beban yang benar, Anda perlu menggunakan proksi profesional.

Jenis apa yang harus dipilih?

  1. Proksi Server (Datacenter): Cocok untuk memproses katalog terbuka dan situs dengan arsitektur dasar. Proksi ini memberikan kecepatan tinggi dan beban minimal pada infrastruktur penyedia.
  2. Proksi Residensial (Residential): Diperlukan untuk mendapatkan data yang dilokalisasi. Proksi ini memungkinkan Anda melakukan permintaan dengan penargetan geografis yang tepat, mendapatkan hasil yang relevan untuk wilayah tertentu (kota atau negara bagian).
  3. Proksi Seluler (Mobile): Sangat penting untuk bekerja dengan situs versi seluler dan memeriksa kebenaran tampilan konten pada ponsel pintar. Proksi ini menggunakan alamat operator seluler (3G/4G/5G), yang memastikan validitas sesi yang tinggi untuk layanan yang berorientasi pada lalu lintas seluler.
  4. Poin etis: Gunakan hanya jaringan tepercaya (Ethical Proxy Networks) yang beroperasi dalam kerangka hukum.

Di CyberYozh App, kami menyediakan infrastruktur berkualitas untuk tugas-tugas profesional:

  • IP Balancing (rotasi): Untuk distribusi permintaan yang merata.
  • Geo-targeting tepat: Untuk mendapatkan data regional yang akurat.

Kesimpulan: Keandalan Lebih Penting daripada Kecepatan

Scraping etis adalah strategi pengembangan jangka panjang. Mengabaikan standar teknis dan membebani situs target secara berlebihan mungkin memberikan hasil jangka pendek, tetapi akan menyebabkan hilangnya sumber data.

Patuhi regulasi teknis, hormati sumber daya donor, dan gunakan infrastruktur yang andal. Ini adalah satu-satunya cara untuk membangun bisnis berbasis data yang berkelanjutan.

👉 Butuh akses data yang stabil? Berikan fondasi yang kuat bagi proyek Anda. Pilih proksi server atau residensial yang sesuai di katalog CyberYozh App. Kami akan membantu meningkatkan skala analitik Anda dengan tetap menjaga standar kualitas tinggi.


CyberYozh

Belum dengan kami?

Daftar untuk mendapatkan akses ke semua fitur situs.

Daftar Sekarang