Hadiah Utama

HADIAH UTAMA DARI CYBERYOZH APP.

Menangkan Apple MacBook, $2000, iPad dan segudang hadiah lainnya!

Berpartisipasi












Apakah data saya dapat dicuri melalui proxy?

Saat Anda menghubungkan proxy, Anda memercayakan lalu lintas internet Anda kepada perantara. Namun, apakah perantara itu sendiri dapat dipercaya?

Jawaban singkat: Ya, ada risiko intersepsi data.

Jawaban panjang: Hal ini bergantung pada situs web apa yang Anda buka dan proxy apa yang Anda gunakan.

Panduan ini akan membahas mekanisme perlindungan data, menjelaskan perbedaan antara lalu lintas "transparan" dan "terlindungi", serta mengajari Anda cara mengenali layanan yang tidak andal.


📦 1. Analogi Kurir (Bagaimana cara kerjanya?)

Bayangkan Anda ingin mengirim surat kepada teman Anda (situs web, misalnya, https://www.google.com/search?q=google.com).

Alih-alih membawa surat itu sendiri, Anda memberikannya kepada Kurir (Server Proxy). Kurir mengambil surat tersebut dan membawanya ke teman Anda. Teman Anda menulis balasan, memberikannya kepada Kurir, dan Kurir mengembalikannya kepada Anda.

Di sini muncul dua risiko potensial:

  1. Kurir dapat membaca surat tersebut jika tidak berada dalam amplop tertutup.

  2. Kurir dapat mengubah isi surat tersebut.

Di internet, peran "amplop" dimainkan oleh enkripsi HTTPS.


🔓 2. HTTP vs HTTPS: Garis Pertahanan Utama

Sebelum kita membahas skenarionya, mari kita perjelas pertanyaan yang mengkhawatirkan banyak pengguna.

⚠️ Catatan Penting: Jangan bingung antara "Proxy HTTP" dan "Situs HTTP" Di dalamkatalog CyberYozh App kami, Anda dapat membeli Proxy HTTP atau Proxy SOCKS5. Banyak orang mengira bahwa Proxy HTTP tidak aman. Ini adalah kesalahpahaman yang cukup umum.

  • Tipe proxy (HTTP atau SOCKS5) — ini hanyalah "transportasi", cara pengiriman data.

  • Tipe situs (http:// atau https://) — ini adalah "kemasan" data (enkripsi).

Ingat rumusnya: Jika Anda menggunakan Proxy HTTP biasa, tetapi membuka situs yang aman (HTTPS dengan ikon gembok), data Anda aman. Enkripsi terjadi di browser sebelum data sampai ke proxy.

Sekarang mari kita bahas apa yang terjadi saat Anda membuka situs yang berbeda:

Skenario A: Anda mengunjungi situs dengan protokol HTTP (Tanpa gembok 🔓)

Ini adalah "kartu pos" tanpa amplop.

Jika Anda menggunakan proxy dan mengunjungi situs yang tidak terlindungi (http://example.com), pemilik proxy dapat melihat data:

  • Login dan kata sandi Anda.

  • Teks pesan yang Anda tulis.

  • File yang diunggah.
    Putusan: Ada risiko kompromi akun Anda.

Skenario B: Anda mengunjungi situs dengan protokol HTTPS (Dengan gembok 🔒)

Ini adalah "amplop lapis baja yang tertutup rapat".

Kebanyakan situs web modern (VK, Google, bank, Instagram) menggunakan HTTPS. Dalam hal ini, proxy hanya melihat "Alamat di amplop".

  • Apa yang dilihat proxy: Ia tahu bahwa Anda mengunjungi facebook.com pada pukul 14:00 dan mengunduh 5 megabyte data.

  • Apa yang TIDAK dilihat proxy: Ia tidak melihat halaman mana yang Anda buka, login, kata sandi, atau korespondensi Anda. Semua ini berubah menjadi kumpulan karakter yang tidak berarti (sandi).
    Putusan: Data Anda dilindungi oleh enkripsi... kecuali jika metode penggantian sertifikat diterapkan (dibahas di bagian 4).


⚠️ 3. Proxy Gratis — itu berisiko

Mengapa ada begitu banyak daftar "Proxy Gratis" di internet? Siapa yang membayar sewa server dan listrik?

Jawaban: Seringkali bayarannya adalah data Anda.

Penjahat siber dapat membuat server proxy gratis ("Honeypots") untuk mengumpulkan informasi pengguna.

Bagaimana proxy gratis dapat menggunakan data:

  1. Injeksi iklan: Proxy menyisipkan bannernya sendiri di atas situs yang Anda lihat.

  2. Modifikasi konten: Proxy dapat mengganti tautan.

  3. Pengumpulan metadata: Pengumpulan riwayat kunjungan untuk tujuan pemasaran.

  4. Intersepsi Cookie: Meskipun kata sandi dienkripsi, ada risiko intersepsi "sesi" (file cookie).

Aturan emas: Gunakan layanan yang andal. Kami tidak menyarankan memasukkan data kartu bank melalui proxy gratis publik.


🕵️ 4. Ancaman Lanjutan: Serangan MITM dan Penggantian Sertifikat

Ada cara di mana penyerang dapat membaca bahkan lalu lintas HTTPS yang terenkripsi. Ini disebut Man-in-the-Middle (Orang di tengah).

Cara kerjanya:

Server proxy memberi tahu browser Anda: "Halo, saya adalah https://www.google.com, ini paspor (sertifikat keamanan) saya". Jika komputer memercayai sertifikat ini, proxy akan dapat mendekripsi lalu lintas.

Cara melindungi diri:

Untungnya, browser modern melacak ancaman semacam itu. Jika proxy mencoba memberikan sertifikat yang salah, browser akan mengeluarkan peringatan: "Koneksi Anda tidak aman" atau "Kesalahan sertifikat".

Jangan pernah mengabaikan peringatan ini saat bekerja melalui proxy!

Pengecualian: Pada komputer perusahaan, administrator sistem dapat menginstal "sertifikat root" untuk pemantauan keamanan. Namun ini adalah masalah kebijakan perusahaan.


🛡️ 5. Apa Sebenarnya yang Dilihat Pemilik Proxy? (Daftar Periksa)

Untuk kejelasan, inilah yang dilihat oleh administrator server proxy:

Tipe Data

Melalui HTTP (Berisiko)

Melalui HTTPS (Aman)

Situs apa yang Anda kunjungi

✅ Terlihat (example.com/login)

✅ Terlihat (hanya domain example.com)

Login/Kata Sandi Anda

✅ Terlihat

❌ Tidak terlihat (sandi)

Korespondensi Anda

✅ Terlihat

❌ Tidak terlihat (sandi)

Nomor kartu

✅ Terlihat

❌ Tidak terlihat (sandi)

File Cookie

✅ Terlihat

❌ Tidak terlihat (biasanya Secure Flag)

IP asli Anda

✅ Terlihat

✅ Terlihat

 


💡 6. Bagaimana Cara Melindungi Diri? (5 Langkah)

  1. Gunakan proxy privat.
    Layanan yang menyediakan layanan berbayar menghargai reputasi dan keamanan pelanggan mereka.

  2. Perhatikan "Gembok".
    Pastikan ada ikon gembok (HTTPS) di bilah alamat browser. Jika tidak ada — jangan masukkan data pribadi di situs tersebut.

  3. Jangan instal sertifikat pihak ketiga.
    Jika Anda diminta untuk mengunduh dan menginstal file .crt atau "sertifikat root" ke sistem agar proxy berfungsi — berhati-hatilah. Ini dapat memberikan akses ke lalu lintas Anda.

  4. Aktifkan 2FA (Autentikasi Dua Faktor).
    Bahkan jika kata sandi dikompromikan, penyerang tidak akan dapat masuk ke akun tanpa kode konfirmasi.

  5. Gunakan proxy yang berbeda untuk tugas yang berbeda.
    Jangan mengakses perbankan online melalui proxy yang sama dengan yang Anda gunakan untuk analisis data atau game.


Kesimpulan

Proxy adalah alat yang berguna untuk bekerja di internet. Risiko intersepsi data terutama ada saat menggunakan layanan gratis yang tidak terverifikasi atau situs yang tidak terlindungi (HTTP).

Gunakan penyedia yang andal seperti CyberYozh App, perhatikan HTTPS, dan data Anda akan tetap terlindungi.

👉 Mencari proxy yang dapat dipercaya? Kami peduli dengan privasi Anda dan menawarkan koneksi yang aman. Cobalah Proxy Server, Proxy Residensial, dan Proxy Mobile kami.